Tampilkan postingan dengan label Cerita Pendek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Pendek. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Agustus 2011

Harga 2 Potong Roti & Segelas Air Susu

Pada tulisan ini, aku akan mengisahkan tentang nilai segelas air susu dan dua potong roti yang disuguhkan oleh ibu kepada mahasiswa yang singgah kerumah nya. aku tidak tahu persis kisah ini dari mana asalnya dan siapa penulisnya. tapi, Aku sangat tertarik dengan kisahnya ketika seorang kerabatku menyampaikannya pada saat kita bertemu, kisah ini aku adaptasi dengan gaya bahasaku seperti berikut.

Alkisah, disebuah kota ada seorang mahasiswa yang secara ekonomi nasibnya kurang beruntung. tetapi, ia memiliki semangat yang membara untuk meraih pendidikan tinggi, kecerdasan nya cukup brilian, sehingga ia diterima di jurusan kedokteran. untuk membiayai kulah di jurusan dokter, ia harus banting tulang bekerja paruh waktu membantu orang tua di saat tidak ada jadwal kuliah.

Jumat, 12 Agustus 2011

akankah ?

Jika Aku Menjadi Sherlock Holmes,
akankah kudapati Irene Adler ?

Jika Aku Menjadi Romeo
akankah kudapati Juliete ?


Namun aku hanyalah aku, semua kenangan pedih dan indah membuatku terpacu,
menyadari inilah kehidupan, membuatku tersentak inilah Realitas.

Sunday, Monday untill saturday, aku menunggu akan kegigihanku mencintai dengan ketulusan,
ku harap dan beroptimis Akan mendapatinya,

Imaginasi Mentari

Tahukah kau hal yang menyebalkan dari penantian? yaitu ketika kau merasa telah membunuh waktu dengan beribu permainan dan menelan berjuta macam petuah dewa-dewi kayangan namun masih tetap merasa bosan.

Kaulah sang penguasa jeda.Di tanganmu, jarak tersulam menjadi parit antar panel dalam sebuah komik tempat imajinasi dan harapan dilempar dari satu panel lalu ditangkap dan dilemparkan lagi di panel berikutnya bagaikan seorang pemain akrobat dalam sirkus.Menyenangkan pada awalnya, namun ternyata panel berikutnya sangat jauh sedang aku belum siap belajar terbang dan tak ada jaring yang bisa menangkapku di bawah sana.

Pelabuhan Terakhir

Lagi, kutemukan cinta diduniaku, sebuah penemuan kecil namun berdampak besar dan bernama Internet. Cukup lama aku tenggelam didunia ini semenjak ku SMP kelas 3 aku sudah mengenal dunia ini, dicandu imaginasi peperangan dalam dunia lain akupun bersemanyam dalam pertempuran game online. Tak cukup disitu aku merasakan kepuasan aku ingin mengenal lebih dekat dan lebih dalam, mengapa aku dan yang lainnya bisa bertemu dalam satu ruangan ? mengapa aku bisa bergabung dengan orang-orang luar negeri ? apa yang menyatukan kita ? sebuah gelombang ? sedashyat itukah dampak yang diberikan ? sungguh luar biasa ciptaan-Nya.

SMA kelas 2, makin dekat aku dengan dunia ini. Kini aku mulai berteman erat dengan mbah-mbah atau raksasa internet seperti Google, Yahoo, Bing, Ask dan banyak lagi mesin pencari yang menjadi perambanku untuk makin mengerti apa sih dunia ini ? yang tidak ku temukan pada dunia nyata, dimana untuk mendapatkan pengetahuan itu sangat sulit, karena semakin gencarnya persaingan antar satu dan yang lain makin sulit juga aku mencari-cari tahu. Apa ini, apa itu… namun tidak pada dunia maya, disini banyak bahkan sangat banyak orang yang membagikan pengetahuannya secara Cuma-Cuma. Selama kita berusaha untuk mencari aku yakin tidaklah sulit.

Malang memang nasibku disekolahku jangankan internet, lab computer aja tidak ada tapi pembayaran iuran computer harus lancar (cape deh). Namun itu bukanlah halangan untukku mendalami dunia ini, aku sangat menyukainya, setiap akhir pekan aku kumpulkan uang saku ku hingga sampai 25ribu gunanya bukan untuk mengencani cewek-cewek, mana cukup uang segitu hahahaha… bukan-bukan, aku kumpulkan gunanya untuk bayar paket malam 15ribu dari jam 9 malam hingga jam 8 pagi, lalu sisanya nasi goreng dan minuman 1 liter aqua. Dan kupergunakan waktuku itu untuk mendownload e-book dan membaca file-file berekstensi PDF, yang isinya ? tentunya bukan jampe-jampe atau pelet ke cewek-ceweknya hihihihi…

isinya tentang topologi-topologi jaringan, yang sampai saat inipun masih aku kembangkan dan masih ku pelajari, bukan itu saja kok. Networking memang idolaku, namun terlalu rumit bahkan aku sampai minum bodrex kalau baca lebih dari 2 e-book hahahaha… gimana enggak ? pengertiannya sih sederhana. Dari A sambung ke B dan si B menjadi titik tumpu akan si C dan si D dan yang lain-lain. Sederhana jika sekilas, namun jika melihat evaluasinya … aargh… ! pusing eui.

Buka Puasa Bersama Sahabat SMA (Fun Gun'stute #2)

Hai Sobat Blogger, Selama 12 hari di bulan Ramadhan sudah ada yang Gugur puasanya belum ? hayooo... Semangat ! jangan jadikan puasa sebagai alasan letih,lesu atau lunglai dsb. teringat oleh kata wali kelasku semasa SMA, beliau berkata "ibarat mesin / kendaraan, jika terus-menerus digunakan tanpa henti akan mengalami kerusakan, coba samakan mesin / kendaraan pada sistem pencernaan kalian. bulan puasa itu nikmat dari Allah SWT, yang menyanyangi umatnya, karena itu, Ia beri kita kesempatan untuk menyanyangi hidup kita sendiri, dengan mengistirahatkan pencernaan" Petikan kata beliau memang bisa dibuktikan secara biologis. disamping itu, kita melatih emosional kita, memperbanyak amal dan perbuatan baik. mengingatkan kepada sesama dan saling meraih tangan antar satu dan lainnya.

nah, tepat pada hari ke 11 di bulan yang penuh nikmat ini, aku dan sahabat-sahabatku, dipertemukan untuk mempererat silahturahim, hadir Tri, Tanto, Sam, Nting, Ka ila, Ka Ayu, Anggi, Dan imam pada saat itu. jadi begini ceritanya.

aku sedang asyik berkutat dengan mouse & keyboard memainkan game kesukaanku. ditengah keseruan tersebut, terdengar saut namaku dari luar rumah, dan akupun beranjak menghampiri suara itu. kaget bukan main. tanpa pemberitahuan sebelumnya, entah itu SMS, mail, or Facebook. mereka semua sudah berkumpul dengan semangat 45 menostalgiakan masa lampau. Ka ila dan Ka ayu, mereka guru pembimbing kami saat ekstrakulikuler (atau familiar dengan sebutan ekskul) pencak silat. lalu dengan cerianya aku meminta mereka agar duduk diruang tengah.

tak luput semenitpun, selalu kami diselingi oleh tawa canda saat berbincang, mengulas kisah lama yang konyol, lucu, bahkan yang memalukan sekalipun. semakin dalam ku diperbincangan ku ketahui ternyata Sam & Nting lah yang bergerak untuk mensosialisasikan kesempatan ini, ya ... ! kesempatan buka puasa bersama, dan akulah yang disiasati menjadi korban sureprise mereka. dan oke, kalian menang aku memang cukup terkejut pada saat itu.

Rabu, 10 Agustus 2011

Puisi [2]

 Hi sobat Blogger, Tadi saya habis berkunjung ke Blog-Blog penulis dan ada satu Cerpen - Puisi yang membuat saya terkagum-kagum. hemm.. kalian patut membacanya, seru loh :)

Sebelumnya saya sertakan Credit dulunya untuk menghormati sang Publish dan si penulis :)
Cerdit to Blog.gagasmedia.net
Penulis Ambar Sriwulan M


Pagi selalu sejuk, mendamaikan jiwa,
Siang selalu cerah, sinarmu yang menemaniku,
Bukan panas yang menerpa, tapi cinta yang kurasa,
Malam kini kian menjelang, bukan ketakutan menghantui, tapi tentram yang kurasa,
Seperti adanya dirimu disisiku,
Saat ku bersedih, bukan sesak, tapi, senyum yang ada,
Saat ku gundah, bukan risau, tapi, damai dalam jiwa,
Saat aku menghadapi suatu kegagalan, bukan keputusan asaan, tapi semangat yang muncul,
Saat aku bersiap menghadapi semua kenyataan yang selama ini aku pendam, bukan galau,
Tapi kenyakinan yang mendalam untuk terus maju dalam kejujuran yang selama ini aku sembunyikan,
Ganesh...

Selasa, 09 Agustus 2011

Fun Gun'stute

 
Masa-masa SMA biasa terjadi penjajakan diri, pencarian jati diri, dan pengembangan sosialitas. Benar, itu pula yang terjadi pada kehidupanku, dimasa ini aku menemukan arti persahabatan, Listanto dengan panggilan “tanto”, Syamsul dengan panggilan “sam” dan ginting dengan panggilan “nting” dan tentunya aku dengan panggilan “dika”, ya kami berempat yang membentuk persahabatan ini, awalnya, Sam dan Nting aja yang akrab pada saat itu, namun Tanto mulai mendekati dan akhirnya akupun membaurkan diri dengan mereka. Bukan hanya lelucon-lelucon konyol yang mengisi persahabatan kami, namun solidnya persahabatanpun mewarnai kebersamaan kami, awalnya dimulai dari dunia bela diri lebih tepatnya pencak silat Cimande, dari situ kami saling mengkompakan satu dengan yang lainnya.

Dikelaspun kami terkenal yang paling bising, bagaimana tidak ? bila Sam, Nting, Tanto dan tentunya aku, melakukan kekonyol-konyolan didalam kelas pastinya tidak ada yang luput murid-murid dikelas kami yang tertawa. Lelucon murahanpun yang terlontar mampu untuk membuat orang-orang sekitar kami menangis karena tawa, bahkan sempat loh salah satu murid dikelas mengompol karena menahan tawa, mirip pelawak Nunung “OVJ” yang sudah jebol bendungannya ya ? hihihi... oke, kini mulai ku kenalkan lebih dalam tentang kami, 

Tanto, dimataku dia seorang pengabdi yang sangat membuatku iri, dikesederhanaan keluarganya ia turut membantu kedua orang tuanya dalam berusaha, dia sangat patuh terhadap kedua orang tuanya, dan dia pelawak yang mengandalkan sedikit lelucon dan banyak gerakan yang buat kami tentunya tidak tahan menahan tawa. Sam, dia seorang yang terkesan keren, asyik, dan tentunya easy going, dia juga patuh terhadap kedua orang tuanya tapi  mungkin karena ia anak satu-satunya, jadi masih terkesan manja. ( Peace Sul ! ) kalau masalah lelucon-leluconnya, jangan diragukan lagi deh, dia jagonya mengocok perut, mimik muka dan kata yang terucap cukup untuk membuat kami terbahak-bahak karena dia. Nting, dia sesosok Leadership dimata kami, memang jika sekilas ia terkesan brutal, tapi jika sudah mengenalnya, banyak pandangan-pandangan kritis, perumusan masalah, dan kedewasaannya menghadapi masalah entah individual atau persahabatan kami, patut diacungkan kedua jempol kaki untuknya (eh jempol tangannya ?), tapi beda dengan penampilannya, walau dirinya terkesan serius, tapi nyatanya ? dia malah sebanding dengan Sam, jago juga loh melawak, bahkan aku salah seorang korban yang terguling sambil tertawa terbahak-bahak karenanya, dan yang terakhir aku. Nah kalau aku, orang yang paling aktif, entah itu didalam pelajaran, atau sosialisasi pokoknya aktif banget deh, dan memalukan juga sih, saat aku menatap siapaku terdahulu, ya ampun... bener-bener belum puber, enggak kenal malu kali aku, masih suka yang ikh ! suat-suit sama cewek, SKSD (sok kenal sok deket) sama guru, dan bahkan pada adik kelas, ya ampun... ckckckckck, ini akunya ? tapi untunglah aku bersama mereka, karena sering sekali nasihat mereka, entah itu Sam,Nting, atau Tanto yang menasehatiku “kalem Dik, kalem...” itu yang buat aku sadar kalau mungkin tingkahku sudah mulai over, jadi... enggak begitu malu-maluin deh. Dan aku memang tidak begitu pintar menceritakan lelucon konyol seperti mereka, paling sedikit gerakan aneh & spontan dariku itu cukup membuat mereka tertawa.


Peran dari kamipun beragam. Sam, ini orang yang menjaga kesolideritas, walau kadang-kadang hitung-hitungan (bongkar dikit :p), tapi aku yakin itu basa-basi aja kok, toh dia masih mau menemui kerabat-kerabatnya, (benerkan Sam ?) sedang Nting, orang yang kami andalkan bila kami menemukan masalah, ya tidak bergantung juga, namun memang perannya cukup mengambil andil dalam hal ini. Tanto, dia rantai diantara Sam dan Nting, dan dia juga suka menolong bila diantara kami ada kesulitan. Aku ? peranku lebih intensif dipelajaran, aku yang membantu mereka bila ada kesulitan dalam pelajaran, memang aku tidak menguasai, namun cukuplah untuk mengerti, jadi bisa untuk membuat mereka ikut memahami pelajaran-pelajaran yang kami emban setiap kami masuk kesekolah. Tentunya akupun tidak ingin salah seorang dari kami “tertinggal”.

Tak disangka, kehadiran kami diterima semua kalangan, entah itu adik kelas, teman sekelas, bahkan guru-guru, dan anggota kamipun makin bertambah, hadir Imam, Tri,Yanto, Nosan dan banyak lagi. Gurupun akan merasa asing bila salah seorang dari kami tidak hadir dikelas, karena tentunya gemuruh dikelas serasa berkurang. Dan pada suatu hari dikantin, saat kita bersama Sam mencetuskan sebuah nama, yang tentunya identik dengan kehadiran kita, Fun berasal dari bahasa Inggris, yang mengartikan Lucu, asyik, seru, menyenangkan (sepertinya itu-itu juga deh hehehe..) sedang Gun’stute itu berasal dari nama sekolompok Mafia, karena memang kami suka terkesan mafia atau brutal, ya... paling dahulu pulang, dan paling terakhir masuk sekolah, bahkan kalau bolos aja kompak banget, dan yang paling kacau, di jam-jam pelajaran kami masih menikmati obrolan-obrolan santai ditemani jajanan-jajanan dikantin. Kacau bangetnya ? tapi percaya enggak sih kalau memang kami minus dalam kedisiplinan namun kalau nilai jangan ditanya deh, walau tidak selalu yang terdepan tapi kami diatas yang lain. Sam dan aku sendiri memang memiliki daya tangkap yang cukup lebih dibanding yang lain, namun mungkin Sam masih ragu mengambil keputusan dalam menentukan hasil, beda denganku yang semakin salah semakin gencar ku belajar.

Entah seberapa panjang kisah yang akan terurai jika aku tuangkan dalam tulisan ini, namun aku bersyukur hingga detik ini tidak terputus silahturahmi diantara kita, mereka selalu terbuka terhadapku dan aku juga seperti itu, bahkan masih terasa pelukan-pelukan mereka saat kembali ku menginjak rumahku saat kepulanganku dari kalimantan. Kini Tanto sibuk dengan STPDN-nya, Sam dengan kuliah & bulu tangkis, Nting sibuk dengan apanya ? walau memang dia belum lagi dapat perkerjaan karena belum lama ini ia berhenti dari perkerjaannya yang memang tempat kerjanya cukup jauh, tapi ia sudah kembali mencari-cari perkerjaan untuknya, dan aku ? kesibukanku ya hanya dengan pacarku ini, komputer... oh komputer... kau menawan sekali... pacar asliku saja nomor 2 dihatiku ... hehehe lebay banget deh. Minatku ingin ku uraikan semuanya namun jemari-jemari mulai terasa sakit, mungkin karena beberapa hari ini kerjaanku yang mengetik dan mengetik membuat ujung-ujung jemari mulai “kapalan”, dan kedua pergelanganku mulai membiru ya... ini akibat gesekan-gesekan yang terjadi saat aku mengetik ataupun memegang mouse. Mungkin dikesempatan yang akan datang mampu untukku mengurai semua kisah Fun Gun’stute.  

See you next time :)
Best Regard
Mahardika
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...